Kami Mengucapkan Terimakasih kepada Semua Pihak yang telah membantu Menyukseskan Perhelatan Akbar
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009

di Jakarta 3 s.d. 9 Agustus 2009

Sampai Ketemu di OSN Tahun 2010 di Medan, Sumatera Utara

Headline News

NATIONAL NEWS

Translate Here

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Senin, Juli 06, 2009

SBY Tekankan Perlunya Pemerintahan yang Bersih


Kampanye Pilpres

04 Juli 2009 18:02 WIB
Penulis : Thalatie Yani

JAKARTA--MI: Capres Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegaskan perlunya pemerintahan yang bersih demi kemajuan Indonesia. Hal itu ditegaskan SBY dalam kampanye putaran terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/7).

"Kunci pembangunan yang berhasil, dibutuhkan pemerintahan yang bersih dan siap bekerja keras untuk rakyatnya. Rakyat memerlukan pemimpin yang mampu menjalankan tugas lima tahun mendatang," kata SBY dalam orasinya.

Capres yang diusung koalisi pimpinan Partai Demokrat ini menekankan kembali visi misinya dalam program yang diangkatnya bila terpilih menjadi presiden periode 2009-2014 antara lain pertumbuhan ekonomi 7 persen, pemerintahan bersih dan berwibawa, demokrasi dan penghormatan HAM, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, serta pembangunan makin adil dan merata.

Menurutnya, sejarah mencatat, lima tahun ini krisis multi dimensi dalam 11 tahun terakhir ini dapat diakhiri. "Dalam lima tahun ke depan adalah periode sejarah yang menentukan perjalanan bangsa ke depan. Karena itu, mari bertekad bekerja keras agar lima tahun ke depan menjadi kebangkitan bangsa Indonesia," tukas SBY yang juga meminta pendukungnya waspada atas fitnah, tudingan, dan kampanye hitam. SBY meminta mereka untuk bersabar dan tak ikut-ikutan.

Sebelumnya, cawapres Boediono menegaskan dalam empat hari lagi, masyarakat akan menentukan siapa pemimpinnya untuk lima tahun ke depan. "Mari kita berdoa agar pemilu berjalan dengan damai. Yang menang tidak akan melecehkan yang kalah. Yang kalah tidak memusuhi yang menang. Kita harus optimis," ujar Boediono.

Rakyat Indonesia, lanjut Boediono sangat arif dan bijaksana dalam memilih. Boediono meminta rakyat menjaga kehormatannya untuk menolak untuk dibeli dan siperdaya dengan janji-janji yang muluk. "Kami menyadari hal itu. Makanya, kami tak mau memberi janji berlebihan. Kami tak menjual mimpi," tuturnya. (Rin/OL-06)





Bookmark and Share


Berita terkait:



0 komentar:

Blogger template 'Purple Mania' by Ourblogtemplates.com 2008

Jump to TOP