Kami Mengucapkan Terimakasih kepada Semua Pihak yang telah membantu Menyukseskan Perhelatan Akbar
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009

di Jakarta 3 s.d. 9 Agustus 2009

Sampai Ketemu di OSN Tahun 2010 di Medan, Sumatera Utara

Headline News

NATIONAL NEWS

Translate Here

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label Rebut Ketum Golkar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rebut Ketum Golkar. Tampilkan semua postingan

Selasa, September 15, 2009

Kubu Paloh Tak Khawatirkan Langkah Tommy di Jatim


Selasa, 15/09/2009 12:50 WIB

Irawulan - detikNews

Jakarta - Pasca deklarasi kesiapannya menjadi ketua umum Golkar, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto terus bergerak cepat mencari dukungan. Langkah pertama Tommy adalah mengumpulkan pen sejumlah pengurus DPD Golkar Jatim di Pasuruan Kamis (17/9).

Menanggapi 'langkah seribu' Tommy itu, kubu Surya Paloh merasa tidak khawatir. Kubu Surya yang juga akan mengumpulkan DPD se Jawa Timur pada Rabu (16/9) menilai wajar saja apa gerakan Tommy yang mengumpulkan DPD-DPD.

"Sangat tidak menjadi masalah pertemuan itu. Semua kandidat punya hak. Itu sesuatu yang wajar dalam pertarungan politik," kata Ketua Tim Sukses Surya Paloh, Sugeng Suprawoto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (15/9/2009).

Sugeng mengatakan dengan terus bermunculannya kandidat lain, tidak akan pernah menganggu tekad Surya Paloh dalam perebutan Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional awal Oktober mendatang.

Sugeng optimis masih banyak dukungan dari DPD II di Jatim yang berkomitmen mendukung Surya Paloh. Dari 38 DPD II, 28 diantaranya diklaim sudah mendukung Surya Paloh.

"Optimis, Insya Allah dengan niat betul-betul tulus. Komitmen DPD se-Jatim tidak sekedar perasaan atau insting. Komitmennya dengan surat yang dihasilkan melalui rapat pleno," tandasnya.

(wln/yid)

Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Berebut Ketum Golkar Dekati DPD II se-Jatim, Surya Paloh Janjikan Golkar Independen


Selasa, 15/09/2009 20:37 WIB

Budi Sugiharto - detikNews

Jakarta - Surya Paloh terus bergerilya untuk merealisasikan tekadnya sebagai ketua umum Partai Golkar. Rabu (16/9/2009) malam, Surya Paloh akan bertemu DPD II Golkar se-Jawa Timur (Jatim). Rencananya di forum itu, Surya Paloh menyampaikan tekadnya menjadikan Golkar independen.

Rencana pertemuan Surya Paloh dengan DPD II Golkar se-Jatim ini akan digelar di gedung DPD I Golkar Jatim Rabu malam (16/9/2009). Menurut Ketua Tim Sukses Pemenangan Calon Ketua Umum Partai Golkar Surya Paloh,Sugeng Suprawoto, dalam pertemuan nanti Surya Paloh akan menyampaikan rencana Golkar mendatang.

"Golkar akan bersikap sesuai kebijakan yang pro rakyat. Jika tidak sejalan dengan rakyat, maka Golkar akan melawan melalui mekanisme yang ada yaitu melalui parlemen," Ketua Sugeng Suprawoto, saat bincang-bincang dengan detikcom, Selasa (15/9/2009) malam.

Untuk itu, ke depannya, Golkar dengan kepemimpinan Surya Paloh akan memperkuat parlemen agar bisa melaksanakan fungsi-fungsinya seoptimal mungkin. "Akan difungsikan betul bahwa apa yang ada di parlemen adalah kepanjangan partai. Sikap parlemen harus segaris dengan kabijakan partai," tambahnya.

Fungsi kontrol, budgeting dan legislasi akan difungsikan maksimal. "Kalau kebijakan pemerintah dipandang bagus untuk rakyat, akan didukung. Sebaliknya jika tidak pro rakyat akan dikritisi. Itulah paradigma Partai Golkar ke depan, independen," tambah dia.

Sementara dengan pilihan independen, kata Sugeng, bukan berarti Partai Golkar menutup diri dengan presiden terpilih. Golkar tidak akan menghalangi jika SBY akan merekrut kadernya menjadi anggota kabinet.

"Bila anggota Golkar yang menjadi kabinet, akan dihibahkan. Tetapi tetap akan di-briefing sesuai policy Golkar," jelasnya.

Namun kata Sugeng, ketika sudah duduk di kabinet maka tanggung jawab dan kewenenangan kader Golkar ada di pundak yang bersangkutan dan presiden.

"Apa yang terjadi selama di kabinet ya itu tanggung jawab sang menteri dan presiden. Termasuk menteri dari Golkar yang kebijakannya tidak sejalan dengan Partai Golkar maka akan kita ditolak," tegasnya.

(gik/asy)

Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Minggu, September 13, 2009

Bursa Ketum Golkar

Agung: Pencalonan Tommy Tak Mengubah Dukungan Ical & Paloh


Jumat, 11/09/2009 14:33 WIB
Reza Yunanto - detikNews

Jakarta - Majunya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto sebagai calon ketua umum Partai Golkar tidak akan mengubah konstelasi dukungan bagi Aburizal Bakrie (Ical) dan Surya Paloh. Tommy hanya bisa merebut swing voters .

"Saya tidak lihat pencalonan dia mengubah konstelasi," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

Menurut Agung, dukungan yang sudah mengalir kepada calon lain seperti Ical dan Surya Paloh sudah sangat matang dan confirm serta kecil kemungkinannya akan beralih.

"Dukungan yang sudah confirm saya kira tidak akan berubah, karena ini sudah
didapat keduanya jauh-jauh hari," ujar Agung.

Menurut pria yang berada di kubu Ical ini, jika Tommy ingin meraup dukungan, makan putra cendana ini hanya berpeluang merebut massa mengambang (swing voters ). Jumlah suara yang belum memutuskan itu tidaklah dominan.

"Dari survei Ical 54 persen, Surya Paloh 30 persen. Maka masih ada swing
voters 16 persen dan ini yang mungkin bisa diraih," kata Agung yang juga Ketua DPR ini.

(Rez/aan)


Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Agung: Kasus Hukum Bisa Ganjal Tommy, Harus Diklarifikasi


Jumat, 11/09/2009 14:33 WIB
Reza Yunanto - detikNews

Jakarta - Majunya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto sebagai calon ketua umum Partai Golkar bisa terganjal oleh kasus hukum yang pernah menerpanya. Tommy harus mengklarifikasi hal itu.

"Dia memang belum pernah keluar dari Golkar. Hanya memang karena dalam sejarahnya dia ada sesuatu yang harus diklarifikasikan, ini bisa menjadi ganjalan juga buatnya," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengomentari pencalonan Tommy Soeharto, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

Agung juga menambahkan bahwa pengajuan seseorang sebagai calon ketua umum Golkar harus memerhatikan dua hal penting. Selain dukungan DPD-DPD, juga harus memenuhi syarat-syarat AD/ART.

"Selain dukungan, juga syarat-syarat itu harus diperhatikan," ujar pria yang berada di kubu Aburizal Bakrie ini.

Namun begitu, Agung mengatakan, tidak tertutup kemungkinan ada perubahan tata tertib dan persyaratan di Musyawarah Nasional (Munas) nanti terutama soal syarat sebagai calon ketua umum.

"Itu mungkin saja dan tergantung dari dinamika nanti," tutupnya.

Tommy Soeharto telah mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua umum Golkar pada Kamis (10/9) di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta. Menanggapi kasus hukum yang pernah menerpanya, Tommy berkata,"Kalau masalah hukum, sebagai negara hukum kita harus menaati hukum. Biarlah nanti DPD I dan II yang menilai apakah saya benar-benar bersalah atau itu hanya permainan politik dari hukum yang dipolitisir."
(Rez/nrl)

Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Berebut Ketum Golkar

Sama Platform, Tommy-Yuddy Siap Bersatu




Jumat, 11/09/2009 15:54 WIB
Reza Yunanto - detikNews

Jakarta - Calon ketua umum Partai Golkar Yuddy Chrisnandi mengaku siap bergkoalisi dengan Tommy Soeharto. Yuddy mengaku memiliki kesamaan platform dengan pangeran Cendana itu.

"Mungkin saja kami bergabung karena kami memiliki kesamaan platform," kata Yuddy pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

Bahkan kata Yuddy, Tommy siap mengalihkan dukungan kepada dirinya jika Tommy terganjal persyaratan AD/ART dalam pencalonan nantinya. "Kalau dia terganjal syarat steering committee, dia mengatakan bergabung dengan saya," ungkap Yuddy.

Persyaratan Diperlonggar

Yuddy juga mengatakan jika steering committee Musyawarah Nasional sudah melonggarkan syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi calon ketua umum Golkar. Bahkan saking longgarnya syarat-syarat itu, calon ketua umum cukup hanya tercatat sebagai kader Golkar saja. "Kalau Anda kader Golkar saja bisa mencalonkan diri," katanya.

Soal kemungkinan Tommy terganjal persyaratan belum pernah menjadi pengurus partai, Yuddy tidak melihat kemungkinan itu. Sebab kalau syarat itu diterapkan, hanya dirinya yang lolos. Sementara Ical dan Surya Paloh juga bakal terganjal karena belum pernah menjadi pengurus partai satu periode.

"Hanya saya yang pernah jadi pengurus bahkan selama tiga periode," tandasnya.


(Rez/nrl)

Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

JK: Demokrat Menang Karena Pertumbuhan Ekonomi Meningkat


Minggu, 13/09/2009 19:10 WIB

Hery Winarno - detikNews

Jakarta - Kemenangan Partai Demokrat pada pemilu lalu sangat signifikan. Salah satu penyebabnya adalah karena pertumbuhan ekonomi rakyat yang meningkat.

"Tahun 2009 ekonomi tumbuh baik, maka masyarakat mendukung pemerintah yaitu Demokrat," kata Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) saat memberikan sambutan acara buka puasa bersama di Sekretariat Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9/2009).

Analisa tersebut dilakukan JK berdasarkan pengamatan dalam pelaksanaan pemilu selama 10 tahun terakhir. Pada tahun 1997, Golkar menang karena sebagai partai pemerintah mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Begitu tahun 1999 ekonomi minus 15 persen, yang menarik partai oposisi PDIP menjadi naik," tambahnya.

Tahun 2004, perekonomian kembali membaik dan Partai Golkar memperoleh kepercayaan dari rakyat. Namun, pada tahun 2009, rakyat lebih memilih Demokrat meski Golkar juga bagian dari pemerintahan.

"Walaupun Golkar ada di partai pemerintah tapi tidak begitu kokoh," imbuhnya.

JK pun berkesimpulan, jika pertumbuhan ekonomi naik, maka masyarakat akan percaya pada pemerintah. Jika tidak, partai oposisi yang akan menang.

"Ini yang hendaknya dievaluasi, siapa pun yang memimpin Golkar harus membuat Golkar lebih baik," tutupnya.
(mad/irw)


Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Berebut Ketum Golkar

Yuddy: Tommy Nggak Mungkin Menggerogoti Saya




Minggu, 13/09/2009 07:08 WIB
Laurencius Simanjuntak - detikNews

Jakarta - Kandidat Ketua Umum Partai Golkar Yuddy Chrisnandi mengaku tidak khawatir dengan pencalonan Tommy Soeharto yang baru dideklarasikan beberapa hari lalu. Yuddy yakin, munculnya Tommy dalam perebutan kursi ketua umum beringin tidak akan mempengaruhi dukungannya.

"Mas Tommy nggak mungkin menggerogoti saya," kata Yuddy saat berbicang dengan detikcom via telepon, Minggu (13/9/2009).

Menurut Yuddy, pencalonan putra mahkota cendana itu bisa merubah secara drastis konstelasi dukungan yang ada selama ini. Dengan demikian, siapa ketum Golkar yang dihasilkan lewat Musyawarah Nasional (Munas) mendatang semakin tak terduga.

"Bisa membuat situasi terduga karena dinamika meningkat. Hasil Munas makin tidak terduga," ucap anggota Komisi I DPR ini.

Ganggu Ical dan SP

Yuddy yakin, munculnya Tommy dalam perebutan kursi panas Golkar ini hanya akan merepotkan kedua kandidat lainnya, yakni Aburizal Bakrie (Ical) dan Surya Paloh (SP). Dukungan yang ada kepada Ical dan SP selama ini akan 'diganggu' oleh kehadiran Tommy.

"Tapi kalau dukungan saya tidak akan terganggu, karena orang-orang yang berada di saya, orang-orang yang punya idealisme. Ibaratnya captive market, pasar yang sudah tetap," ujar Yuddy pede.

Sedangkan pendukung Ical dan SP, menurut Yuddy, adalah floating consumer. Layaknya consumer, para pendukung kedua pengusaha ini lebih mudah 'digoyang' oleh sesuatu yang menguntungkan dan bersifat pragmatis.

"Kalau yang idealis tidak terganggu dengan munculnya Mas Tommy. Yang idealis lebih simpati anak rakyat dibanding dengan konglomerat," ujar Yuddy, satu-satunya kandidat yang bukan konglomerat. (lrn/lrn)


Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Berebut Ketum Golkar

Sowan ke Ical, Yuddy Bantah Merapat



Sabtu, 12/09/2009 10:34 WIB
Niken Widya Yunita - detikNews

Jakarta - Kedatangan Yuddy Chrisnandi ke rumah Aburizal Bakrie (Ical) bukan dalam rangka merapat ke pesaingnya dalam bursa ketua umum Partai Golkar. Yuddy mengaku kehadirannya tidak lebih dari silaturahmi.

"Bukan (merapat). Merapat dalam arti silaturahmi iya. Merapat dalam rangka bergabung mendukung Pak Ical belum," ujar Yuddy dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (12/9/2009).

Yuddy mengatakan, posisinya dengan Ical sama yakni sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Masing-masing calon sedang membangun kekuatan dalam Munas di Pekanbaru awal Oktober mendatang.

Jumat (11/9/2009) malam Ical mengadakan buka bersama dengan pengurus Golkar. Yuddy datang karena dirinya diundang oleh sekretaris Ical. "Jadi datangnya saya tidak lebih silaturahmi junior dengan seniornya. Karena kalau diundang saya selalu datang," tutur anggota Komisi I DPR ini.

Yuddy mengaku, hingga kini dirinya masih berkonsentrasi di bursa ketua umum partai berlambang pohon beringin ini. Namun tidak menutup kemungkinan dia akan beralih mendukung calon lain.

Jika dukungan tidak cukup untuk ke putaran berikutnya, lanjut Yuddy, dirinya terbuka untuk bernegosiasi dengan kandidat lain diantaranya Ical, Surya Paloh dan Tommy Soeharto.

"Sekarang saya belum memutuskan, kan nanti di Munas. Yang pasti semuanya memiliki konsep yang baik membangun Golkar meski caranya berbeda," demikian Yuddy.
(nik/gah)

Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Berebut Ketum Golkar

Ical: Tommy Nggak Berpengaruh



Minggu, 13/09/2009 20:11 WIB
Hery Winarno - detikNews

Jakarta - Aburizal Bakrie atau Ical merasa tidak terpengaruh dengan kehadiran Tommy Soeharto dalam bursa ketua umum Golkar. Dukungan kader Golkar pada Menko Kesra ini diyakini tetap tinggi.

"Saya rasa nggak berpengaruh," kata Ical saat ditanya kemungkinan pengaruh Tommy merebut hati para kader Golkar, di kantor Sekretariat Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9/2009).

Ical mengklaim, dukungan dari DPD II dan DPD I sudah semakin banyak. Kehadiran Tommy diprediksi tidak akan terlalu banyak berpengaruh bagi dirinya.

"Kalau pun ada yang mendukung Tommy, nggak apa-apa kita berbagilah," tegasnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, sekitar 24 DPD I telah mendeklarasikan diri mendukung pencalonan Ical sebagai ketum Golkar. Survei di dalam internal partai yang dilakukan LSI juga condong mendukung Ical dengan 70 persen suara. Namun kehadiran Tommy Soeharto diprediksi akan menambah ketat persaingan calon ketua umum di Partai Beringin ini.

(mad/mad)


Sumber: detikNews



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Blogger template 'Purple Mania' by Ourblogtemplates.com 2008

Jump to TOP