Kami Mengucapkan Terimakasih kepada Semua Pihak yang telah membantu Menyukseskan Perhelatan Akbar
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009

di Jakarta 3 s.d. 9 Agustus 2009

Sampai Ketemu di OSN Tahun 2010 di Medan, Sumatera Utara

Headline News

NATIONAL NEWS

Translate Here

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label Kabar O2SN tingkat Provinsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar O2SN tingkat Provinsi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 23, 2009

Banjarmasin Juara Umum O2SN Siswa SMA Provinsi Kalimantan Selatan




















(Piala Bergilir O2SN Siswa SMA dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.)

Jakarta, 17 Mei 2009

BeritaIndah.blogspot.com: Tepuk tangan meriah para peserta yang memenuhi Aula Asrama Haji, Banjarbaru, dalam acara penutupan O2SN siswa SMA tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, ketika Ketua Bidang Pertandingan, Drs. Zainal Abidin, M.Pd, mengumumkan bahwa Tim Kota Banjarmasin kembali menyandang gelar Juara Umum O2SN siswa SMA Tingkat Kalimantan Selatan tahun 2009, dengan memperoleh 10 medali Emas, 1 Perak, dan 3 Perunggu. Dengan demikian tim ini kembali berhak memboyong Piala Bergilir dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan yang pada tahun lalu diraihnya.

Selesai membacakan urutan perolehan medali, selanjutnya penyematan medali kepada para pemenang, dan diakhiri dengan penyerahan piala bergilir O2SN dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, dalam sambutannya, yang diwakili oleh Kasi Kurikulum dan Pengujian, Bidang Dikmen, Roosmanida, S.Pd, MA, mengatakan, bahwa keberhasilan tim O2SN dari Banjarmasin merupakan kerja keras yang luar biasa, “Betapa tidak,” katanya, “tanpa kerja keras saya yakin mereka tidak akan meraih juara umum berturut-turut selama 2 tahun,” lanjutnya. Akan tetapi, kata Roosmanida, penyelenggaraan O2SN ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi yang lebih penting lagi tujuan O2SN ini ialah untuk memfasilitasi dan memotivasi para siswa, khususnya SMA, yang mempunyai bakat di bidang olahraga, sehingga mereka dapat menyalurkan kemampuannya sesuai dengan bidang yang dimiliki. Jadi, lanjut Roosmanida, bagi yang belum berhasil meraih kemenangan pada O2SN tahun ini, tak usah berkecil hati, karena O2SN ini bukan satu-satunya tempat kalian untuk berprestasi. Masih ada FLS2N yang akan dilaksanakan di Bandung awal Juni mendatang, dan antara tanggal 8-9 Juni 2009 ini aka nada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Bagi yang juara, dan yang akan berangkat ke O2SN Tingkat Nasional, tanggal 15 Juni 2009 di Jakarta, kami mengucapkan selamat jalan, semoga sukses di sana. “Kalian harus ingat, kalian adalah duta-duta terbaik Kalimantan Selatan. Untuk itu agar kalian tetap menjaga nama baik Kalsel. Selamat berjuang! Semoga sukses!”

Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), berakhir Kamis (14/5). O2SN se-Kalsel ini diikuti oleh 364 orang, terdiri dari 286 orang peserta lomba, 65 orang pelatih, dan 13 pimpinan kontingen dari 13 Kabupaten/Kota. Selama mengikuti kegiatan, sejak Selasa (12/5), mereka ditampung di Asrama Haji, Banjarbaru.

Mengingat kurangnya sarana yang tersedia di Asrama Haji untuk melaksanakan 5 cabang olahraga (cabor), seperti Pencak Silat, Karate, Bulu Tangkis, Atletik, dan Tenis Meja, maka pertandingan dari kelima cabor di tempatkan berbeda-beda. Misalnya, Pencak Silat, di JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat; Bulu Tangkis, di Gedung Bulu Tangkis Citra Banjarbaru; Atletik, di Lapangan JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat, untuk Karate dan Tenis Meja di Asrama Haji.

Sementara para juri dari lima cabor diambil dari klub-klub yang sesuai bidangnya, seperti IPSI, PBSI, PTMSI, PASI, dan FORKI. Menurut ketua panitia, Drs. M.N. Fadjri, M.Si, hal ini dilakukan agar pelaksanaan kegiatan O2SN ini menghasilkan para juara yang benar-benar juara, “Karena para jurinya dari kalangan ahlinya.”

Nirwansyah, S.Sos, M.Pd, Koordinator penyelenggara O2SN membenarkan apa yang dikatakan Fadjri. Menurut Nirwan, pada awalnya perwasitan ini diserahkan kepada pihak JPOK Unlam, karena O2SN ini ada siswa SD, SMP, dan SMA. Tapi dari pihak JPOK merasa kurang mampu menangani siswa SMA, mereka menyarankan untuk mengambil dari pihak yang memang benar-benar menguasai bidangnya, “Mereka hanya mampu menangani untuk siswa SD dan SMP saja,” jelasnya.

Dukungan dan Harapan
Penyelenggaraan O2SN ini mendapat dukungan yang baik dari berbagai pihak, seperti dari pihak sekolah, para orangtua siswa, pemkot, pemkab, dan pemprov. Menurut beberapa kalangan yang hadir pada upacara penutupan mengatakan bahwa O2SN ini merupakan ajang yang sangat tepat untuk memfasilitasi dan memotivasi para siswa untuk menyalurkan bakat positifnya sehingga dapat meningkatkan skill dan kemampuan mereka, “dan sekaligus sebagai upaya pembentukan sikap, mental, sportivitas, kejujuran dan solidaritas, serta nasionalisme yang tinggi,” jelas salah seorang kontingen.

Ketua panitia, Fadjri, mengharapkan kegiatan semacam ini akan terus dipertahankan untuk menjaring bibit-bibit unggul di bidang olahraga. Karena melalui O2SN ini akan memunculkan semangat juang siswa yang tinggi, kompetitif, sportif, “Tidak seperti para caleg,” katanya sambil tertawa.

Masalah pendanaan, menurut Fadjri, masih ditemukan permasalahan. Maksudnya masih ada friksi-friksi yang tidak jelas sehingga mengganggu perencanaan penyelenggaraan. “Jadi ke dep
an, tolong kepada pihak-pihak yang berwenang jangan ada lagi friksi-friksi, keterlambatan sehingga harus ditalangi dulu,” harapnya.

Menjawab
p ertanyaa n tentang O2SN, para siswa merasa senang dan bahagia, terutama bagi yang berhasil menjadi juara, “Selain mendapat medali, piagam, juga dapat uang pula,” jelas salah seorang siswa yang meraih juara pertama. Nirwansyah membenarkan bahwa setiap peraih juara mendapatkan uang pembinaan. Besarnya uang pembinaan dari masing-masing juara berbeda besarannya. Selengkapnya sebagai berikut: Juara I, selain mendapatkan medali Emas, Piagam dan uang Rp 2.500.000,- Juara II, mendapatkan medali Perak, Piagam dan uang Rp 2.000.000,-, Juara III, mendapatkan medali Perunggu, Piagam dan Uang Rp 1.250.000,- Uang pembinaaan itu berlaku untuk semua jenis lomba, “Hanya dipotong PPN 5%,” jelas Nirwan.




















Secara rinci urutan perolehan medali dijelaskan oleh Zainal Abidin, sebagai berikut:

===========================
Perolehan Medali Tiap Kabupaten/Kota
===========================

1. KOTA BANJARMASIN, mendapatkan Medali Emas: 10, Perak: 1, Perunggu: 3

2. KAB. BANJAR,
mendapatkan Medali Emas: 3, Perak:1, Perunggu: 4

3. KAB. HULU SUNGAI TENGAH,
mendapatkan Medali Emas: 2, Perak: 2, Perunggu: 4

4. KAB. TANAH BUMBU,
mendapatkan Medali Emas: 2, Perak: 1, Perunggu: 3

5. KAB. KOTA BARU,
mendapatkan Medali Emas: 2, Perak: 1, Perunggu: 1

6. KAB. HULU SUNGAI UTARA,
mendapatkan Medali Emas: 1, Perak: 3, Perunggu: 7

7. KOTA BANJAR BARU,
mendapatkan Medali Emas: 1, Perak: 2, Perunggu: 2

8. KAB. HULU SUNGAI SELATAN,
mendapatkan Medali Emas: 1, Perak: 1, Perunggu: 1

9. KAB. BATOLA,
mendapatkan Medali Emas: 0, Perak: 7, Perunggu: 4

10. KAB. TANAH LAUT,
mendapatkan Medali Emas: 0, Perak: 1, Perunggu: 6

11. KAB. TAPIN,
mendapatkan Medali Emas: 0, Perak: 1, Perunggu: 2

12. KAB. TABALONG,
mendapatkan Medali Emas: 0, Perak: 0, Perunggu: 4

13. KAB. BALANGAN,
mendapatkan Medali Emas: 0, Perak: 0, Perunggu: 2

======(Laporan: Subandrio HS)=====

Bookmark and Share

Klik selengkapnya...

Kamis, Mei 21, 2009

SMAN 1 Kepahiang Juara Umum O2SN Kabupaten Kepahiang

Sabtu, 2 Mei 2009 17:17:11 - oleh : admin

Pada tahun ini Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat SMA/MA Kabupaten Kepahiang digelar dari tanggal 30 April 2009 s.d 1 Mei 2009, bertempat di SMA Negeri 1 Kabawetan di Kawasan Kebun Teh yang sejuk. Pembukaan Pelaksanaan O2SN Tahun 2009 dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Sigit Tulus Wikono, S.Pd didampingi oleh Kabid Dikmen Dinas Dikpora, bapak Drs. Syahril Ali. Hadir dalam kesempatan ini para Kepala Sekolah SMA dan MA.

Setelah berlangsung secara alot, akhirnya dari semua cabang olah raga, diperoleh hasil SMA Negeri 1 Kepahiang merebut Juara Umum dengan merebut : 7 Medali Emas, 3 Medli perak dan 5 perunggu, sedangkan juara Umum ke II direbut oleh sekolah penyelenggara SMA negeri 1 kabawetan dengan 3 emas, 6 perak dan 5 perunggu. Juara Umum ke III diduduki oleh MAN 02 Kephiang dengan merebut 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Hasil kejuaraan selengkapnya dalah sebagai berikut :

A. Cabang Olah raga Pencak Silat (Seni Putri )

Juara I : Fitriani ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara II : Lince ( MAN 02 Kepahiang )

Untuk Seni Putra.
Juara I : Dezi Saputra ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara II : Khairul Prayoga ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara III : M. Hendra ( MAN 02 Kepahiang )

Untuk Kelas B Putri .
Juara I : Dia Sagita ( MAN 02 Kepahiang )
Juara II : Eti ( SMAN 1 Ujan Mas )
Juara III : Endang Triastuti ( SMAN 1 Kabawetan )

Untuk Kelas B Putra :
Juara I : M. Ilham ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Yayat Ade Putra ( MAN 02 Kepahiang )

Untuk Kelas F Putri :
Juara I : Widia Astuti ( SMAN 1 Bermani Ilir )
Juara II : Haryani ( SMAN 1 Kabawetan )

Untuk Kelas F Putra
Juara I : Rahmat Sujana ( MAN 02 Kepahiang )
Juara II : Arjoni ( SMAN 1 Ujan Mas )
Juara III : Dona Kumara ( SMAN 1 Kabawetan )

B. Cabang Olah Raga Karate :

Kelas Kata Perorangan Putri :
Juara I : Weni Lestari ( MAN 02 Kepahiang )
Juara II : Sundari PS ( SMAN 1 Bermani Ilir )
Juara III : Petri Agustina ( SMAN 1 Kabawetan )

Kelas Kata Perorangan Putra :
Juara I : Wawan Apriyogi ( SMAN 1 Bermani Ilir )
Juara II : Sumitro ( SMAN 1 Kabawetan )

3. Cabang Olah Raga Tennis Meja.

Tunggal Putri :
Juara I : Septi Helita ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Yeki Aryanti ( SMAN 1 Ujan Mas )
Juara III : Ria ( MAN 02 Kepahiang )

Tunggal Putra :
Juara I : Yogi ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara II : Jimmi ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara III : Felri ( SMAN 1 Kepahiang )

4. Cabang Olah Raga Bulu Tangkis :

Tunggal Putri :
Juara I : Desi ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Lidia ( SMAN 1 Tebat Karai )
Juara III : Evi Indah Sari ( MAN 02 Kepahiang )

Tunggal Putra :
Juara I : Rikki ( Paket C )
Juara II : Alek ( SMAN 1 Ujan Mas )
Juara III : Dwi Setianto ( SMAN 1 Kepahiang )

5. Atletik :

Lari 100 Meter Putri :
Juara I : Tintin ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Santi ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara III : Nyimas Fracella ( SMAN 1 Kepahiang )

Lari 100 meter putra :
Juara I : Ade Mustafa ( SMAN 1 Bermani Ilir )
Juara II : Suhendro ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara III : Ryan Sahaya ( SMAN 1 Kepahiang )

Lompat Jauh Putri :
Juara I : Dini Triwulan ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Pujianti ( SMAN 1 Kabawetan )
Juara III : Ega ( SMAN 1 Kepahiang )

Lompat Jauh Putra :
Juara I : jamaris ( SMAN 1 Tebat Karai )
Juara II : Depi Antoni ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara III : Sandi ( SMAN 1 Ujan Mas )

Lompat Tinggi Putri :
Juara I : Nyimas Fracella ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Herdiana ( MAN 02 Kepahiang )
Juara III : Martini ( SMAN 1 Kabawetan )

Lompat Tinggi Putra
Juara I : Depi Antoni ( SMAN 1 Kepahiang )
Juara II : Ade Rangga ( SMAN 1 Kepahiang
Juara III : Andre ( SMAN 1 Kabawetan )

Sumber : Ketua Panitia O2SN ( M.A Agus Salim, S.Pd )


Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

O2SN Upaya Pencarian Bakat Atlit

7 Mai 2009 - 17:38 WIB

Pekanbaru (RiauNews). Walikota Pekanbaru Drs. H. Herman Abdullah MM berharap dengan dilaksankan kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) mulai tingkat SD, MI, SMP,MTS, dan SMA,SMK, MA sekota Pekanbaru tahun 2009, dapat meningkatkan prestasi dan sportifitas antar siswa se Pekanbaru.

“Olahraga itu penting guna kesehatan Jasmani, makanya disamping siswa dituntut memiliki kemampuan dibidang pendidikan, even ini diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan pendukung bagi mereka dalam beraktifitas di sekolah,” ucap Herman Abdullah ditemui RiauNews usai pembukaan O2SN di kantornya

Dikatakan Herman dengan melakukan kegiatan olahraga, siswa dapat lebih diarahkan kepada kegiatan yang lebih positif serta bermanfaat bagi mereka. Disamping itu juga, bidang olahraga juga sudah menjadi salah satu kegiatan untuk mengukir prestasi.

“Dalam perlombaan ini, saya meminta tim juri juga dapat berlaku jujur saat memberikan penilaian sebagai bentuk dari sprotifitas,” pesan Herman.

Ditemui ditempat terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pekanbaru, Drs. Dastrayani Bibra mengatakan, pelaksanaan O2SN merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Pemko Pekanbaru. Tahun ini jumlah perserta sebanyak tingkat SD dan Madrasah Ibtidaiyah 465 siswa, SMP dan MTs 1027 siswa dengan jumlah cabang olahraga yang dpertandingkan sebanyak 13 cabang diantaranya atletik, sepakbola, renang, karate, catur, tenis lapangan, senam, bola voley dan lain-lain.

“Waktu pelaksanaannya dimulai dari 7 - 12 Mei dan bagi yang berprestasi akan disediakan hadiah serta uang pembinaan. Disamping itu kegiatan ini juga merupakan persiapan untuk menghadapi O2SN tingkat provinsi Riau selanjutnya akan dilakukan pembinaan bagi mereka di BPLT dengan harapan kedepan kita tidak kekurangan altlit berprestasi,” ucapnya. (yanti)





Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Jakbar Optimis Raih Medali Emas O2SN

22-05-2009

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat optimis meraih medali emas pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang akan digelar 15-19 Juni mendatang. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan untuk mendulang prestasi gemilang tersebut. Misalnya, tahapan seleksi dilakukan melalui pertandingan kejuaraan tingkat Kota Administrasi, seperti yang dilakukan hari ini, Jumat (22/5) di GOR Cenderawasih, Cengkareng.

"Penyeleksian ini dimaksudkan untuk mencari siswa terbaik yang akan mewakili Jakarta Barat dalam O2SN 2009," ujar Abdul Hamid, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, saat menghadiri kegiatan Penyeleksian Peserta O2SN di GOR Cendrawasih, Cengkareng, Jumat (22/5).

Proses seleksi yang cukup ketat ini, menurutnya, akan melahirkan atlet-atlet pelajar yang andal. Sehingga, harapan Pemkot Jakbar meraih medali emas bisa tercapai. Upaya ini sengaja dilakukan karena selama ini Pemkot Jakbar sangat minim prestasi di bidang olahraga, khususnya dalam ajang O2SN. Tahun lalu, dari sekitar delapan cabang olahraga, hanya satu yang lolos seleksi di tingkat provinsi. Itu pun tidak mampu memboyong medali untuk DKI Jakarta. "Kita akui selama ini prestasi Jakarta Barat memang selalu minim di ajang O2SN. Untuk itu kita harus mulai bangkit di O2SN 2009 ini," kata Abdul Hamid.

Proses seleksi yang digelar di GOR Cenderawasih diikuti 289 atlet pelajar SMA negeri dan swasta se-Jakarta Barat. Rinciannya, 203 atlet pelajar putra dan 86 atlet pelajar putri. Mereka merupakan perwakilan dari setiap sekolah yang sebelumnya juga dipilih melalui proses seleksi di sekolah masing-masing. Dari jumlah itu, akan dipilih 12 atlet untuk delapan cabang olahraga. Dan semua yang lolos seleksi di tingkat Kota Administrasi ini diharapkan bisa lolos seleksi juga di tingkat provinsi.

Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam seleksi ini disesuaikan dengan cabang-cabang olahraga yang nantinya akan dilombakan dalam O2SN. Diantaranya atletik, bulu tangkis, pencak silat, karate, dan tenis meja. "Para juara dari cabang-cabang tersebut yang nantinya akan kita kirim mengikuti O2SN mewakili Jakarta Barat," terang Abdul Hamid.

Dengan seleksi seperti ini, Abdul Hamid yakin sejumlah atlet yang akan mewakili Jakarta Barat dalam O2SN tahun ini bisa mendulang prestasi gemilang. Bahkan target meraih medali emas bisa terwujud. "Untuk tahun ini, selain kita menargetkan seluruh wakil Jakbar bisa melaju ke tingkat nasional, kita juga menargetkan bisa meraih medali emas," harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Yudi Mulyanto, mengaku senang dengan cara seleksi yang diterapkan oleh Pemkot Jakbar untuk menjaring atlet-atlet pelajar. Diharapkan, atlet-atlet pelajar yang terjaring bisa membawa nama harum DKI Jakarta dalam O2SN Juni mendatang. Apalagi, tahun ini DKI Jakarta mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan O2SN 2009. "Kita telah siap menggelar O2SN 2009 dan yakin bisa berprestasi," ucapnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan, berpesan kepada para instansi terkait agar mengoptimalkan pembinaan untuk mencapai prestasi yang diinginkan. Apalagi, sarana dan prasarana yang dimiliki Pemkot Jakbar sudah cukup memadai, seperti halnya GOR Cendrawasih dan GOR Grogol. "Untuk itu tinggal melakukan pemanfaatan sebaik-baiknya demi meraih prestasi," pungkasnya.

Penulis: purwoko





Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Awal Juni, Seleksi O2SN SMA di Gelar

Kamis, 09 Apr 2009, | 71

KUPANG,Timex-Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA tingkat Provinsi NTT akan di laksanakan bulan mei mendatang. Dan untuk memperlancar pelaksanan kegiatan tersebut, Rabu kemarin di gelar Rapat persiapan pelaksanaan seleksi tingkat Provinsi pada tanggal 7 sampai 11 Juni mendatang.

Hadir dalam rapat yang dilangsungkan di ruang rapat Bidang Olahraga Dinas PPO Provinsi NTTdan di pimpin oleh Kabid Olahraga, Ary Mulyadi antara lain, Marselinus Ukat dari bidang Dikmen, penanggungjawab kegiatan, Michel Berelaka, Kasi Olahraga Prestasi, Rony Fernandez, Fery Sandy, Lambert Tukan serta sejumlah pengurus Cabang olahraga yang akan di pertandingkan.

Untuk di ketahui, cabang olahraga yang akan di pertandingkan dalam O2SN SMA tahun 2009 terdiri dari lima cabang yaitu Karate, pencaksilat, Atletik, Tenis meja dan Bulutangkis.
Untuk Karate, nomor yang akan di pertandingkan adalah Kata perorangan putra, kumite-61 Kg putra, kumite +61Kg putra, Kata perorangan putrikumite -53 Kg putri dan kumite+53Kg putri.

Pencak Silat akan mempertanding nomor tunggal putra dan putri, kelas B putra dan putri, serta kelas F putra dan putri. Cabang Atletik atletik akan mempertandingkan nomor lari 100m putra dan putri, lompat jauh putra dan putri serta loncat tinggi putra dan putri.

Untuk cabang tenis meja, hanya akan mempertandingkan nomor perorangan tunggal putra dan putri, sedangkan bulutangkis akan mempertandingkan nomor perorangan tunggal putra dan putri.

Untuk Peserta, cabang karate terdiri dari tiga atlet putra dan 1 putri, Pencak Silat 3 putra dan 3 putri, Atletik, 3 putra dan 3 putri, tenis meja 1 putra dan 1 putri serta bulutangkis 1 putra dan 1 putri.

Dan akan di dampingi masing-masing satu orang official untuk setiap cabang.
Adapun persyaratan umum yang harus di penuhi untuk dapat mengikuti pertandingan, antara lain peserta adalah siswa SMA Negeri atau swasta yang duduk di kelas X dan XI pada tahun ajaran 2008/2009, menunjukkan surat tanda kelulusan (STKL) SMP Asli, foto copy raport (legalisir) kartu pelajar/osis, pas foto, biodata dan foto copy akte kelahiran.

Peserta bukan atlet yang pernah menjuarai even internasional, sekolah binaan PPLP, SMA Olahraga dan tidak sedang mengikuti pelatnas, dan membawa surat keterangan sehat dari dokter.

Usia siswa pada tanggal 1 Juli 2009 tidak lebih dari 18 tahun, dan untuk tingkat sekolah adalah siswa yang memiliki prestasi dibidang olahraga pada cabang yang dipertandingkan.

Untuk peserta seleksi tingkat provinsi, adalah para siswa yang telah menjadi pememang dalam seleksi yang dilaksnakan tingkat Kabupaten/Kota dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Dan dari seleksi di tingkat provinsi ini, nantinya 22 orang peserta yang didampingi 5 official akan akan mengikuti pertandingan tingkat Nasional mewakili NTT.(rum)




Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Payakumbuh dan Padang FLS2N - OSN Sumbar

Oleh : Tumpak Abdurrahman S

22-Mei-2009, 01:15:02 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - SAWAHLUNTO. Kontingen Kota Payakumbuh dan Kota Padang kembali meraih juara pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sumatera Barat bagi siswa berkemampuan khusus.

Kegiatan itu digelar selama tiga hari di Kota Sawahlunto. Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang dilakukan Kamis (21/5) siang di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto.

Kota Payakumbuh dan Padang menjadi juara pertama karena meraih poin yang sama dalam perolehan medali, yaitu, 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Kota Padang mendominasi bidang FLS2N ini dimana timnya mampu meraih 3 medali emas dari 6 cabang yang diperebutkan. Para pemenang masing-masing Resi Firmanila pada seni lukis, Muhammad Hanafi pada disain grafis dengan komputer dan Erik R Firdaus pada panthomim.

Kota Payakumbuh di bidang FLS2N hanya meraih 1 medali emas di cabang menyanyi solo atas nama Herlin Lusiana. Namun, Payakumbuh bisa menambah pundi emasnya di bidang O2SN dengan raihan 2 medali emas lewat Iqbal Nofriadi yang menang di catur dan Yuliana yang menang di tenis meja putri.

Sementara, posisi juara II diraih oleh Kota Bukittinggi dengan 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu dengan skor akumulasi medali. Emas Kota Bukittinggi diraih dari O2SN pada cabang lari 100 M oleh Yolanda Ramadana dan lempar cakram putri yang diraih Nita.

Juara III diraih Kabupaten Pesisir Selatan dengan meraih 3 emas dan 1 perak.

Wakil Ketua Panitia, Deswanda mengatakan, FLS2N - O2SN berkemampuan khusus ini diikuti 18 kabupaten/kota dan berlangsung selama tiga hari. "Kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu FLS2N, olimpiade olahraga dan olimpiade sains " katanya kepada Pewarta HOKI usai kegiatan.

Untuk FLS2N, cabang yang diperlombakan adalah seni lukis, menyanyi solo, mencipta dan baca puisi, mengarang dan bercerita, disain grafis dengan komputer dan pantomim.

Sedangkan untuk bidang O2SN, menurut Deswanda, ada 8 cabang, yaitu lari 100 meter, lompat jauh putra, lempar cakram putri, balap kursi roda putra dan putri, bulu tangkis putra, catur dan tenis meja putri.

"Sementara, untuk bidang Olimpiade Sains hanya ada dua cabang, yaitu matematika dan IPA," katanya. (Tumpak)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/




Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

912 Siswa Seleksi O2SN dan FLS2N

Oleh : Henry Silva

06-Mei-2009, 13:00:12 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Sebanyak 912 siswa setara SMP, MTs dan SMA, SMK dan MAN se Kota Banda Aceh, mengikuti seleksi Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). “Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit yang handal, guna dibawa ke tingkat Provinsi, jika lolos seleksi tersebut para peserta akan menggikuti ke tingkat Nasional,”kata Kabid Pora Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Zahrul Fajri kepada pewarta HOKI diruang kerjanya, kemarin.

Menurut dia, pelaksanaan seleksi O2SN tingkat kota akan diselenggarakan sejak 5 hingga 13 Mei mendatang, dan tingkat provinsi. “Tempat penyelenggaraannya nantinya akan berpencar, sesuai dengan fasilitas yang disediakan oleh panitia pelaksana olimpiade tersebut,” ujar dia.

Zahrul juga menjelaskan, cabang olah raga yang bakal diperlombakan untuk O2SN, meliputi, bulu tangkis, tennis meja, catur, pencak silat, karateka, atletik, sepak bola mini, dan bola voli mini. “Melalui hasil seleksi yang diraih peserta akan dilakukan ketahap selanjutnya, yaitu ujian untuk tingkat nasional.Berbeda dengan seleksi FLS2N yang terdiri atas seni karya, mtq, cipta cerpen, seni tari, vocal group, dan lomba menyanyi solo,” tambah Zahrul.

Zahrul juga berharap, hendaknya peserta mampu meraih hasil secara maksimal yang sebelumnya dilatih melalui sekolah masing-masing. ”Kita berharap para siswa dapat memberikan yang terbaik untuk kota Banda Aceh,” harap dia. (*)




Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

21 Siswa Ikut O2SN di Bandarlampung

Kamis, 14 Mei 2009 04:13:27
Laporan/Editor: Fajar Afriyadi

GUNUNGSUGIH - Sebanyak 21 siswa SMA asal Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mengikuti olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) tingkat Provinsi Lampung. Mereka akan bertanding untuk lima cabang olahraga. Pelaksanaan olimpiade berlangsung 14-16 Mei di Bandarlampung.

Kelima cabang yang dipertandingkan yakni karate (putra dan putri), pencak silat (putra dan putri), atletik (putra dan putri), tenis meja meja (putra dan putri), bulutangkis (putra dan putri). Pada tahap pertama, 21 siswa mengikuti technical meeting di Hotel Nusantara Bandarlampung, Rabu (13/5). Siswa asal Lamteng didampingi seorang official, Sriwiyono, Kasi Pembinaan SMA pada Dinas Pendidikan Lamteng.

Untuk mengikuti O2SN, ujar Wiyono, siswa harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan panitia. Seperti peserta olimpiade merupakan siswa SMA negeri dan swasta yang masih duduk di kelas X dan XI, lalu menunjukkan surat tanda kelulusan (STKL) SMP, melampirkan fotocopy buku rapor, kartu pelajar, pas foto, biodata siswa, dan fotocopy akte kelahiran. Selain itu, peserta harus melampirkan surat keterangan dari dokter bahwa tidak terlibat penyalahgunaan narkoba. Untuk usia peserta juga dibatasi, maksimal 18 tahun pada 1 Juli 2009.

Menurut Wiyono, siswa yang dikirim menjadi peserta olimpiade merupakan siswa pilihan dan mempunyai keahlian di bidang olahraga masing-masing. Peserta berasal dari SMAN 1 Kotagajah, SMAN 1 Terbanggibesar, SMA Muhammadiyah Kalirejo, SMAN 1 Seputihagung, SMAN 1 Rumbia, dan SMAN 1 Seputihbanyak.

Harapannya, siswa yang dikirim untuk mengikuti O2SN dapat menang menjadi juara pada tiap cabang yang diperlombakan. Sehingga, prestasi tersebut dapat membawa nama baik siswa, sekolah, dan Kabupaten Lamteng.

”Peserta O2SN akan mengikuti technical meeting hari ini di Hotel Nusantara Bandarlampung. Kalau tempat pelaksanaan lomba dipusatkan di GOR Wayhalim. Mudah-mudahan peserta yang kami kirim untuk mengikuti olimpiade olahraga ini dapat membuahkan prestasi bagi Lamteng dan bisa diikutsertakan hingga ke tingkat nasional, ujar Wiyono, mendampingi Kabid Dikmen Drs. M. Said Malik, M.Pd dan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng Hj. Umi Kalsum, S.H.

Secara terpisah, O2SN tingkat SMP negeri/swasta se-Kabupaten Lampung Tengah kemarin (13/5) dipusatkan di SMPN 1 Terbanggibesar. Kegiatan yang berlangsung sehari tersebut cukup mendapat antusias dari siswa dan para guru SMP. Berbagai cabang olahraga yang dilombakan di antaranya tenis meja, bulu tangkis, bola voli, pencak silat, karate, catur dan tenis lapangan. lalu, bola basket mini, sepak bola, dan renang.

Lalu untuk seninya, lomba yang diadakan seperti seni lukis, seni kriya, solo song, MTQ, seni tari, dan cipta cerpen. Koordinator Pelaksana O2SN tingkat SMP ini, Albertus Gunawan, S.Pd., M.M., mengatakan peserta lomba yang menjadi juara akan mengikuti O2SN tingat provinsi.

''O2SN merupakan kegiatan yang terlaksana atas kerjasama Dinas Pendidikan Lamteng dan MKKS SMP. Ajang ini merupakan salah satu cara mengembangkan bakat anak dalam bidang olahraga dan seni,'' ungkapnya.

(*)




Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

CABANG OLAHRAGA KARATE O2SN SD, SMP, dan SMA TAHUN 2009

Olahraga selain untuk menjadikan pelajar menjadi sehat sehingga dapat menuntut ilmu dengan hasil yang baik, juga baik untuk mengembangkan karakter unggul, antara lain sportifitas, bekerjasama dan semangat untuk meningkatkan prestasi. Kompetisi antara pelajar merupakan sarana untuk mengukur kemampuan psiko-motorik siswa sebagai hasil latihan selama ini. Tingginya frekwensi pelajar baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, nasional maupun internasional, mengharuskan adanya wadah untuk berkompetisi. Sarana berkompetisi sebagai upaya mencari pelajar-pelajar berprestasi untuk menggantikan seniornya di masa yang akan dating. Selain itu, karena sifatnya nasional sarana ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan persahabatan antara anak bangsa.

Cabang olah raga karate berkembang pesat sejak awal tahun 1970-an, hingga kini baik ditingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA), membuat setiap perkumpulan karate (Dojo) di sekolah berupaya menciptakan atlit-atlit karate (Karateka) yang tangguh.

Sehubungan dengah tersebut di atas, melalui kerjasama dengn induk organisasi olahraga karate yaitu Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB. FORKI), Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS), sejak tahun 2005 menyelenggarakan kompetisi Karate SD, SMP, dan SMA tingkat Nasional Pada tahun 2008 untuk pertama kali kompetisi olahraga karate disertai dengan beberapa cabang olahraga lainnya, diberi nama kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Pertandingan cabang olahraga Karate, SD, SMP, dan SMA dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan yang ditunjuk PB. FORKI, bertanggung jawab terhadap keseluruhan pertandingan. Wasit dan Juri yang bertugas mendapat rekomendasi dari PB. FORKI. Peraturan pertandingan yang digunakan adalah peraturan pertandingan World Karate Federation (WKF) yang telah disesuaikan oleh PB. FORKI.

Jenis dan Sistim Pertandingan Tingkat Nasional

Jenis pertandingan Untuk SD Kata perorangan dan Kumite terdiri:

Kumite – 30 kg, + 30 kg putri, – 35 kg, + 35 kg putra,

Kata perorangan putri dan putra (setiap provinsi diwakili dua karateka putri dan dua kateka putra.

Untuk SMP kata perorangan putra/putri dan kumite, Kumite – 41 kg, + 41 kg putri, kumite – 45 kg, + 45 kg putra (setiap provinsi diwakili satu atlit putrid dan satu atlit putra). Sedangkan untuk SMA karate dipertandingkan kata perorangan putra/putrid dan kumite, terdiri dari kumite – 53 kg, + 53 kg putri, dan kumite – 61 kg, + 61 kg putra (mewakili provinsi tiga atlit putri dan tiga atlit putra).

Sistim pertandingan yang diterapkan sistim eliminasi dengan refechance, jumlah dan pembagian pool ditentukan melalui rapat teknik.
Cabang Olahraga Karate O2SN SD, SMP, SMA Tahun 2009, akan dilaksankan di Jakarta, pada tanggal 15 sampai dengan 19 Juni 2009.

Sumber : PB. FORKI





Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Blogger template 'Purple Mania' by Ourblogtemplates.com 2008

Jump to TOP