Kami Mengucapkan Terimakasih kepada Semua Pihak yang telah membantu Menyukseskan Perhelatan Akbar
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009

di Jakarta 3 s.d. 9 Agustus 2009

Sampai Ketemu di OSN Tahun 2010 di Medan, Sumatera Utara

Headline News

NATIONAL NEWS

Translate Here

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label Pasca Pemilu 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasca Pemilu 2009. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 24, 2009

Gus Dur Kerahkan Dukungan untuk Megawati

Kamis, 23 April 2009 22:45 WIB
Penulis : Mahfud

JAKARTA--MI: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengaku akan mendukung Megawati Soekarnoputri dalam persaingan pilpres 8 Juli mendatang dengan mendorong warga NU untuk memilih Mega.

Pernyataan Gus Dur tersebut disampaikan kepada wartawan seusai mengunjungi Mega di kediamannya di Teuku Umar, Kamis (23/4) malam.

“Sejak dulu, saya mendukung Mbak Mega,” kata Gus Dur. Gus Dur menjanjikan akan terlibat dalam kampanye Mega di sejumlah daerah. “Saya ikut langsung dalam kampanye Mbak Mega,” tambah Gus Dur yang hanya menjawab sepatah-sepatah pertanyaan wartawan.

Gus Dur yakin langkahnya mendukung Megawati juga akan diikuti warga NU untuk lebih mendukung Megawati dibandingkan capres lainnya.

Namun Gus Dur mengaku pembicaraannya dengan Mega lebih banyak menceritakan kondisi kesehatan masing-masing. Gus Dur, misalnya, memberitahukan dia telah menjalani operasi di Bangkok dan perawatan di RSCM. (Fud/OL-04)

Klik selengkapnya...

Rabu, April 22, 2009

Limbah Pemilu Masih Bertumpuk

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat belum mengeluarkan petunjuk teknis untuk melelang limbah pemilu. Untuk itu, KPU Kota Cimahi akan menyimpan sejumlah dokumen pemilu tersebut di gudang sampai dikeluarkannya petunjuk teknis. "Bahkan, limbah pemilu berupa surat suara dari pemilihan Wali Kota Cimahi dan pemilihan Gubernur Jabar pun masih ada di gudang," ujar Kepala Subbagian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi Kardjo saat ditemui di Gudang KPU Cimahi, Selasa (21/4). Dia mengatakan, seluruh logistik pemilu dari PPK dikembalikan ke KPU Kota Cimahi, Selasa (21/4). Logistik itu berupa kertas suara, formulir C2, kotak suara, serta keperluan lainnya, kecuali bilik suara. Dia mengatakan, kemungkinan besar, kotak suara tersebut akan digunakan kembali untuk pemilihan presiden yang akan dilaksanakan bulan Juli mendatang. Menurut dia, keadaan kotak suara tersebut cukup terjaga dengan baik sehingga bisa digunakan kembali. "Paling ada beberapa yang penyok sedikit, namun untuk pemilihan presiden kotak suara yang digunakan kan tidak sebanyak pemilihan legislatif," katanya. (A-185)***

Klik selengkapnya...

Selasa, April 21, 2009

Anggota Dewan Harus Belajar Etika

Senin, 20 April 2009, 20.18 WIB

Anggota dewan dinilai harus belajar etika dan tata krama dalam bersikap. Penilaian pedas ini diungkapkan pengamat politik Daniel Sparingga.

Menurut Daniel, parlemen Indonesia merupakan yang paling kasar.

Kejadian-kejadian di gedung dewan, Senayan, Jakarta, saat ini kerap menggambarkan ketidaksopanan hingga ketamakan anggota dewan.

Bahkan banyak juga anggota DPR menganggap dirinya superior dan datang dari langit. Oleh sebab itu, anggota dewan harus belajar etika untuk menciptakan parlemen yang ideal.

Daniel juga melihat parlemen di Indonesia termasuk paling kasar dalam hal attitude dibanding negara lain di dunia.

Padahal selama ini yang dikenal memiliki anggota parlemen dengan attitude kasar itu seperti Taiwan, Israel, dan Australia.


Sumber: Kompas-TV

Klik selengkapnya...

"Pecinta Wiranto" Somasi LSI

Senin, 20 April 2009, 15.37 WIB

Puluhan orang yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Pecinta Wiranto melakukan aksi protes terhadap keakuratan Lembaga Survei Indonesia (LSI) di kantor LSI, Menteng, Jakarta, Senin (20/4).

Forum Masyarakat Pecinta Wiranto ini menganggap lembaga survei pimpinan Saiful Mujani ini ngawur dalam melakukan survei terhadap Wiranto.

Mereka meminta LSI memberikan klarifikasi tentang metode survei serta lokasi survei yang dilakukan LSI.

Hasil survei yang dilakukan LSI bulan April, menyatakan tingkat keterpilihan Wiranto oleh kader Hanura hanya 4,3 persen. Survei ini dilakukan dengan mengambil 4.200 responden di 2.100 TPS.

Peneliti LSI Burhanuddin Muhtodi menyatakan akan memberikan jawaban tertulis dalam waktu 1x24 jam.

Hasil exit pool LSI menunjukkan Wiranto akan mendapat suara 9 persen bukan 4,3 persen.

Sumber: Kompas-TV

Klik selengkapnya...

RSJ Bukan Pilihan Untuk Caleg Gagal

Sabtu, 18 April 2009, 13.27 WIB

Hingar bingar kampanye telah berlalu. Hasil Pemilu 2009 masih belum rampung direkap oleh KPU. Namun dampak dari perolehan suara calon legislatif (caleg) mulai tampak. Di sejumlah daerah, banyak caleg yang frustasi dan terkena gangguan jiwa karena mengetahui suara yang didapat kecil. Tidak hanya masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ), hari Selasa (14/4) di Desa Bangunjaya, Kabupaten Ciamis Jawa Barat, seorang Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa ditemukan gantung diri.

Mengapa fenomena ini bisa terjadi?
Psikiater Dadang Hawari melihat fenomena ini terjadi karena ketidaksiapan mental sang caleg. Ketika memutuskan untuk bertarung, seharusnya seseorang sudah siap mental untuk kalah. Bisa juga caleg tersebut memang memiliki bakat, atau rentan terhadap gangguan kejiwaan. Dari beberapa kasus yang terjadi, kebanyakan caleg-caleg tersebut memiliki tingkat perekonomian yang menengah ke bawah.

Kasus caleg yang masuk RSJ atau bunuh diri kebanyakan terjadi di luar jakarta. Hingga saat ini, RSJ Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat mengaku belum menerima pasien berstatus caleg.

Ada beberapa tahapan seseorang dikatakan mendapat gangguan kejiwaan. Dimulai dari stres, cemas, depresi hingga skizofrenia atau gangguan jiwa yang penderitanya tidak mampu menilai realitas dengan baik.

Jika sesorang sudah terdeteksi mendapat gangguan kejiwaan, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan. Secara biologik, melalui pengobatan, Psikologis dengan berbagi cerita, sosial dan spiritual.

Agar terhindar dari goncangan kejiwaan, kepada caleg yang gagal dalam pesta demokrasi ini disarankan untuk segera menghubungi psikiater atau dokter agar mendapat penanganan yang profesional.

| Reporter/Kamerawan/Penulis: Budhi/ Vo: Maya, Yosie/ Editor: Fajar |

Sumber: Kompas-TV

Klik selengkapnya...

Pegadaian Kena Getah Caleg Gagal?

13/04/2009 - 09:46
Yusuf Karim

INILAH.COM, Jakarta - Hingar-bingar proses Pemilu disikapi beragam masing-masing calon anggota legislatif. Yang prospektif mendapatkan kursi, tentu senang dan syukuran, namun tidak sedikit yang stress dan hilang akal. Pegadaian dan bank kena getahnya.

Model pemilihan caleg langsung, membuat caleg harus memiliki dana yang cukup untuk melakukan sosialisasi dan kampanye kepada konstituennya. Aksi ini dipastikan berdampak pada instutis lembaga keuangan nasional.

Di antaranya adalah perbankan dan pegadaian yang merupakan rujukan masyarakat untuk memperoleh dana tunai secara cepat. Berbagai pihak khawatir bahwa pasca pemilu, dua lembaga keuangan tersebut harus kerepotan mengurusi kredit macet (NPL) akibat tidak kembalinya dana-dana yang disalurkan oleh caleg pada konstituen mereka.

Ekonom INDEF Aviliani memaparkan bahwa pegadaian masih menjadi alternatif utama bagi caleg untuk memperoleh dana tersebut. “Namun karena pegadaian memiliki jaminan yang jelas, maka tidak akan perlu khawatir mengalami kredit macet,” ujarnya di Jakarta Minggu (12/4).

Avi, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dengan mudah, lembaga keuangan tersebut melelang barang-barang jaminan nasabah-nasabahnya yang terbukti gagal menyelesaikan kewajiban mereka .

“Ya tinggal dijual saja, kalau caleg itu tidak membayar pinjaman atau angsuran mereka. Biasanya ke pegadaian ini kan berhubungan dengan barang yang mereka miliki sehari-hari seperti mobil, barang-barang berharga dan lainnya, dengan harapan kalau jadi anggota DPR bisa ditebus lagi,” ungkapnya.

Sementara untuk perbankan relatif lebih ketat karena bank tidak akan mudah memberikan pinjaman kredit bagi pengusaha baru.”Untuk pengusaha lama yang nyaleg juga jumlahnya tidak terlalu signifikan,” imbuhnya.

Modus lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan fasilitas kredit konsumer seperti kartu kredit dan fasilitas KTA (kredit tanpa agunan) yang ditawarkan perbankan.

“Ini juga tidak mudah karena biasanya kartu kredit kan limitnya tergantung penghasilan. Bunganya juga besar 3,25-3,75%. Artinya PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif) juga besar,” sebutnya.

Meski demikian kondisi tersebut harus tetap diwaspadai berbagai lembaga keuangan terutama BPR-BPR yang biasanya menyalurkan dengan bunga tinggi. Sifat-sifat kehati-hatian dalam penyaluran kredit idealnya tetap dikedepankan. Kemudian fungsi-fungsi manajemen resiko perlu menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait. [E1]

Sumber: INILAH

Klik selengkapnya...

Senin, April 20, 2009

Caleg Kalah, Utang Puluhan Juta Tak Dibayar


18/04/2009 05:45 - Pemilu 2009

Liputan6.com, Bandar Lampung: Berharap untung namun buntung. Itulah yang kini dialami Aan Kurniansyah, pemilik usaha sablon di Kota Bandar Lampung, Lampung. Tadinya dia berharap mendapat untung dari pesanan calon legislatif, Putri Maya Rumanti, dari Partai Pemuda Indonesia. Tak tanggung ribuan kartu tanda anggota dan 5.000 bendera partai dipesan Putri kepada Aan dengan nilai transaksi mencapai puluhan juta rupiah. Pemilu usai hutang pun ditagih. Namun sang caleg berdalih itu tanggungjawab partai bukan dirinya.

Aan kini masih berharap tanggungjawab sang caleg karena modal usahanya semakin cekak. Komunikasi dengan sang caleg kini terputus, sedangkan kantor partai selalu sepi.
(IAN/Bisri Merduani dan Asep Saifulloh)

Sumber: Liputan6

Klik selengkapnya...

Blogger template 'Purple Mania' by Ourblogtemplates.com 2008

Jump to TOP