Kami Mengucapkan Terimakasih kepada Semua Pihak yang telah membantu Menyukseskan Perhelatan Akbar
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2009

di Jakarta 3 s.d. 9 Agustus 2009

Sampai Ketemu di OSN Tahun 2010 di Medan, Sumatera Utara

Headline News

NATIONAL NEWS

Translate Here

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label INUL NGEBOR di LN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INUL NGEBOR di LN. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 14, 2009

Inul Semangati Ketua KPK


Rabu, 14 Mei 2008 | 16:42 WIB

Si ratu ngebor, Inul Daratista, jadi penyidik KPK? Atau melaporkan korupsi? Ternyata tidak, meski Inul dan kawan-kawan kemarin datang ke Kantor KPK, Inul tidak bermaksud alih profesi.

Tak hanya Slank yang meneriakkan pemberantasan korupsi di Tanah Air. Delapan artis yang tergabung dalam Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) turut meneriakkan dan memberikan dukungan kepada KPK dalam pemberantasan korupsi.

Kedelapan artis tersebut dipimpin Ketua Parfi Anwar Fuady ditemani Inul Daratista, drg Fadli, Gusti Randa, Asti Ananta, Ririn Dwi Ariyanti, Teti Lies Indrianti, dan Mediana Hutomo. Rombongan artis ini diterima langsung oleh Ketua KPK Antasari Azhar dan Wakil Ketua KPK bagian penindakan Chandra Hamzah.

"Para artis mendukung sepenuhnya kerja KPK dalam memberantas korupsi yang tidak tebang pilih dan bekerja sangat luar biasa, extra ordinary," tegas Anwar.

Inul yang mengenakan baju dan celana putih meminta KPK lebih giat dalam memberantas korupsi. "Pemberantasan korupsi baru terlihat di Jakarta, di daerah belum. Sebagai penyanyi dangdut, saya sering terjun ke daerah-daerah. Banyak warga yang makan nasi aking, tidak ada minyak tanah. Itu semua karena ulah koruptor," tegas Inul yang disambut senyum oleh Antasari. "Semoga KPK lebih semangat. Kalau bisa, lebih digalakkan. negara ini lebih baik dengan adanya KPK," ujar Inul yang mendatangi KPK dengan Mercy E350 dengan nomor N 999 UL.

Asti Ananta yang hari ini akan berkeliling Eropa juga menyempatkan diri hadir hadir ke KPK. "Saya sangat mendukung KPK. Alhamdulillah, dengan adanya KPK banyak koruptor yang ditangkap," ujar Asti.

Ririn yang mengenakan baju terusan warna krem juga mendukung langkah KPK. "Luar biasa tindakan KPK dalam memberantas korupsi," ujar Ririn.

Antasari menyampaikan terima kasih atas dukungan ini. Menurutnya, KPK akan terus bekerja lebih bersemangat. Antasari juga menjelaskan bahwa KPK bukan sebagai lembaga superbody. KPK adalah lembaga lex spesialis yang bertugas memberantas dan mencegah korupsi. (persda network/yls)


Sumber : Persda Network


Sumber: Kompas



Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Kontroversi Konser Inul di KBRI Malaysia


Jumat, 14 Agustus 2009 | 22:23 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — KBRI Kuala Lumpur meminta agar kontroversi konser Inul Daratista pada peringatan HUT ke-64 Kemerdekaan RI di Wisma Duta dihentikan. Hal itu karena acara itu hanyalah salah satu dari banyak kegiatan perwakilan Indonesia di Malaysia.

"Konser Inul adalah salah satu hiburan dan kegiatan KBRI Kuala Lumpur dalam memperingati HUT ke-64 Kemerdekaan RI. Jangan hanya Inul yang disoroti, seolah-olah KBRI tidak berikan hiburan yang edukatif," kata Minister Counsellor Pensosbud KBRI Widyarka Ryananta di Kuala Lumpur, Jumat (14/8).

Widyarka juga membantah bahwa biaya konser Inul Daratista, yang terkenal dengan goyang ngebor-nya, menggunakan APBN. "Tidak betul itu. Biaya konser Inul didanai oleh sponsorship," tambah Widyarka.

Widyarka menjelaskan bahwa dalam rangka memperingati HUT ke-64 Kemerdekaan RI, KBRI memiliki banyak kegiatan mulai dari acara keluarga yang dihadiri warga Indonesia di Kuala Lumpur dan sekitarnya dengan kegiatan jalan sehat, senam pagi, dan berbagai pertandingan. Kemudian kunjungan ke WNI yang sedang ditahan di seluruh penjara Malaysia, dan kunjungan ke anak-anak yatim Bugis yang tidak memiliki akses pendidikan.

Ada juga lomba karaoke di mana sebagian besar pesertanya adalah TKI/TKW sekaligus mengasah bakat nyanyi mereka, ada penampilan tarian daerah seusai acara pengibaran bendera Merah Putih. "Jadi banyak kegiatan dan sebagian merupakan positif dan edukatif bagi WNI dan TKI. Jadi konser Inul itu merupakan salah satu acara hiburan saja," katanya.

Lagi pula, banyak warga Indonesia yang senang dengan penampilan "Si Ratu Ngebor" itu. "Demi mewujudkan keanekaragaman minat maka konser Inul Daratista tidak harus menjadi kontroversi," pinta Widyarka.

Konser Inul Daratista di Wisma Duta pada 17 Agustus 2009 mengundang sejumlah protes. Di antaranya Ketua PIP PKS Malaysia Sigit PW Jarot dan Presiden Unimig (UNI Indonesian Migrant) Muhammad Iqbal.

Sigit menilai kehadiran Inul dapat menghalangi proses pendidikan kebangsaan yang ingin dicapai melalui peringatan upacara kemerdekaan. Apalagi tidak lama lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan. Senada dengan itu, Iqbal minta agar KBRI menyuguhkan hiburan yang mendidik TKI dan bukan menyajikan hiburan goyang ngebor yang sensual.

Sumber : Antara


Sumber: Kompas


Bookmark and Share


Klik selengkapnya...

Blogger template 'Purple Mania' by Ourblogtemplates.com 2008

Jump to TOP