Kampanye Hitam tidak Untungkan Siapapun
04 Juli 2009 21:16 WIB
JAKARTA--MI: Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman mengatakan kampanye hitam (black campaign) yang dilontarkan pihak-pihak tertentu menjelang Pemilihan Presiden 2009 tidak akan menguntungkan pasangan capres-cawapres mana pun.
"Mari kita belajar dari sejarah pilpres. kampanye hitam yang menggunakan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan.red) dalam hal ini agama tidak akan menguntungkan capres-cawapres siapa pun," katanya di Jakarta, Sabtu (4/7).
Menurut dia, kalau ada yang berpikiran bahwa kampanye hitam dapat menguntungkan pihak tertentu, itu keliru. "Saya percaya ketiga tim kampanye pasangan capres-cawapres tidak akan menggunakan isu SARA, yang berbahaya adalah isu dari para relawan yang tidak bisa dikendalikan oleh tim kampanye," katanya.
Ia mengatakan, isu-isu yang dilontarkan para relawan kadang berbahaya, sering mengacau, padahal mereka bukan tim resmi tetapi menggunakan nama capres dan cawapres tertentu. Hayono mengatakan, meskipun pasangan capres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sering mendapat serangan kampanye hitam, pihaknya yakin pasangan ini berpeluang menang dalam satu kali putaran pilpres.
"Saya pikir semua tim termasuk tim kampanye SBY-Boediono mempersiapkan baik untuk satu kali putaran maupun dua kali putaran, hanya menurut kami peluang SBY-Boediono untuk satu kali putaran cukup ada," katanya.
Sementara itu, peneliti dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi menilai masyarakat Indonesia semakin rasional dalam menggunakan hak pilih dalam pemilu maupun pilpres. "Pemilih semakin rasional, isu agama tidak lagi menjadi pertimbangan bagi pemilih, karena tidak akan efektif lagi," katanya. (Ant/OL-06)









0 komentar:
Posting Komentar